Rabu, 23 September 2009

Penyakit Kelinci


1. Mencret

Menret pada kelinci biasanya disertai dengan kembung pada perut kelinci,…atau jika tidak diobati maka kelinci tersebut bisa mati dalam keadaan kembung. Peternak Kami pernah bercerita bahwa di daerah Lembang ada kelinci seorang peternak yg mati karena perutnya pecah :( ,perutnya kembung namun tidak diobati. Mungkin bukan 100% salah peternak tersebut, karena penyakit ini memang susah2-gampang untuk dideteksi. Walau susah untuk dideteksi, tapi bukan berarti tidak ada tanda2nya sama sekali, berikut tanda2 kelinci yg sedang kembung/mencret/masuk angin

  • Tidak bisa/malas berdiri. Kalaupun berdiri biasanya membungkuk,..sama seperti manusia yg sedang mules/masuk angin
  • Karena menahan sakit, biasanya kaki depanya diselonjorkan kedepan terus agar kaki kelinci tsb tidak menyentuh bagian perutnya yg sedang sakit. Hal inilah yg menyebabkan kelinci tersebut enggan dan sulit untuk berdiri
  • Mata sayu
  • Kelinci jd kurang aktif
  • Gigi “gemeretek”/bergesek2kan sehingga menimbulkan bunyi. Hal ini karena kelinci sedang menahan sakit
  • Kelinci haus terus
  • Kotoran kelinci tidak padat/seperti gell

Penyakit ini cukup sering lho menimpa kelinci,..jd mesti diwaspadai. Nah, kl dah tau ciri2nya…sekarang Kita cari tahu penyebabnya.Penyebab mulesnya si kelinci ada banyak, tidak hanya satu. Sama aja kan ky manusia???ada yg mules karena masuk angin, ada yg karena habis makan rujak, ada juga yg mules karena mau presentasi di depan Bos-nya :P

Yang Kami tau penyebab utamanya adalah

  • Tidak seimbangnya antara serat, protein, lemak dan gizi lainya pada pakan kelinci,..nah sekarang Kita semakin sadar kan akan pentingnya pelet.
  • Kotornya lingkungan kandang, sehingga bakteri masuk ke dalam tubuh kelinci melalui udara/makanan
  • Angin malam
  • Cuaca yg kurang baik
  • Berganti2 makanan secara drastis. Mungkin sama saja ketika orang Sunda pindah ke Padang :P

Sebagai tambahan, penyebab mencretnya kelinci juga bisa diliat dari kotoran/feses kelinci tsb,…

  • Kotoran berwarna ijo, dan seperti jelly, penyebab : Terlalu banyak serat/sayuran hijau yg tidak diimbangi dengan lemak, protein, dll(serat > 22%). Pengobatanya kelinci diberi hay(sayur yg sudah dilayukan)
  • Kotoran berwarna gelap, encer : Ada dua kemungkinan, kemungkinan pertama warna gelap berasal dari darah. Pengobatanya harus dengan antibiotik. Kemungkinan kedua kelinci terserang karena terserang bakteri seperti E.colli. Biasanya kelinci hanya bisa bertahan 1-3hari saja. Penangananya harus cepat dengan memberikan antibiotik yg dapat dibeli di dokter hewan.

Ada tips dari Kami, biasanya kl kelinci Kami ketahuan mencret, Kami melepaskanya di kandang dan menjemurnya di pagi hari. Selain itu juga bisa dicoba diberi penyegar cap kaki 3 atau flagyl.

Semoga bermanfaat :)

2. Kelinci Yang Tidak Produktif

Mungkin diantara para pembaca/peternak ada yg memiliki kelinci yg tidak produktif. Padahal kelinci tsb udah dibeli mahal2 dari seorang bandar…nah lho…knp y??

sebenernya apa sih yg dimaksud kelinci yg tidak produktif?kelinci bisa disebut tidak produktif karena beberapa hal, diantaranya

  • Jika Kelinci tidak mau kawin padahal tidak sedang mengandung
  • Jumlah keturunan sedikit(<5)>
  • Abortus (anak lahir dalam keadaan mati/mati dalam kandungan)
  • dll

Mmh,..sekarang mari qt jawab satu persatu… :)

1. Jika Kelinci tidak mau kawin padahal tidak sedang mengandung,

Jika kelinci tidak sedang mengandun namun tidak mau kawin, mungkin karena kelinci tsb masih terlalu muda atau mmg sedang tidak ingin kawin. Bahkan ada literatur yg menyebutkan bisa jd kelinci tsb tidak suka dengan lawan jenisnya :P .

Kelinci adalah mahluk hidup yg punya perasaan, mood, and selera..jgn samakan dgn benda mati. Ada beberapa tanda tanda kelinci yg ingin menikah, yaitu :

  1. Kelinci gusar/tidak mau diam
  2. Pada kelinci betina, biasanya bulu si kelinci rontok. Bulu kelinci yg rontok menunjukan beberapa hal, diantaranya ingin kawin dan akan melahirkan
  3. Kemaluan si kelinci bewarna merah

Nah,..sekarang tahu kpn “tgl baik” untuk menikahkan kelinci qt :)

2. Nah, kl kelincinya cuma ngelahirin 1 anak, trus g mau nyusuin n anaknya pada mati gmn???

Jgn panik n terus langsung menyate kelinci anda,..kelinci pun sama seperti qt,..butuh belajar.Mungkin ini kelahiran pertama kelinci tsb/pengalaman pertama melahirkan sehingga sang induk blum biasa menyusui/kualitas dan kuantitas anak tidak terlalu baik. Jika induk tidak mau menyusui, coba titipkan ke induk sebelah yg sedang menyusui jg..usahakan usia si kelinci yg disusui tidak terlalu jauh. Pengalaman sy,..dulu ada kelinci yg kurang produktif…tp sy tidak putus asa..kelinci tsb kembali sy kawinkan beberapa bulan kemudian,..dan ternyata kelahiran yg kedua produktivitas meningkat.

Selain masalah pembelajaran kelinci,..mkn masalah lainya adalah karena si kelinci kurang vitamin,..terutama B1. Untuk kelinci yg “seret” susunya coba diberi pakan yg banyak mengandung vitamin

3. Abortus

Hati2 dgn “abortus”…karena selain sang anak yg mati,.bisa jd si induk pun akan mati karena keracunan jasad/bangkai anak kelinci. Abortus tidak bisa diobati, tp bisa dicegah. Saat si kelinci memasuki usia kehamilan tua(kelinci hamil selama +\- 30hari) pastikan kandang aman dan pasokan pakan memadai. Pada usia kehamilan tua jgn biarkan kelinci berlari2an..karena akan memperbasar kemungkinan mengalami abortus.

Nah sekarang gmn…apakah kelinci qt mmg tidak produktif????

4. Enteritis Kompleks

Penyakit ini menyerang alat pencernaan, dan menjadi penyebab kematian paling umum pada kelinci di peternakan. Korbannya anak-anak kelinci yang masih menyusu. Anak kelinci yang sembuh dari penyakit ini pertumbuhan selanjutanya kurang baik. Dikalangan peternak, penyakit ini di kenal dengan beberapa nama, antara lain kembung, mencret, dan bloat. Penyebabnya bisa karena udara lembap, basah, atau terkena angin malam secara langsung, dan cuaca jelek. Kembung juga bisa di sebabkan salah makanan, karena perbandingan serat kasar,protein, dan lemak tidak tepat. Gejala kembung, kelinci berdiri dengan posisi membungkuk, kaki depan agak maju. Daun telinga turun, mata suram memincing. Gigi berkerokot menahan sakit. Kelinci tampak haus, selalu mendekati air minum. Kaki depan di masukkan ke dalam tempat air minum. Ketika buang kotoran, warnanya hijau gelap, bau, lendir menggantung pada dubur. Penyebabnya kandungan serat kasar pakan terlalu tinggi, lebih dari 22%. Pengobatannya dapat dilakukan dengan menyingkirkan hijauan dan air minum yang tersedia.Selama satu hari kelinci diberi pakan hay atau daun kacang kering, diobati dengan antibiotik yang di berikan pada makanan induk yang sedang menyusui atau ke dalam air minumnya. Setelah sembuh dapat diberi pakan seperti biasa. Secara umum enteritis kompleks terjadi karena kelinci salah makanan, jenis makanan yang di berikan tidak cocok atau sering berubah macamnya, terlalu banyak makan hijauan basah, cuaca jelek,kondisi kandang jelek, dan anak kelinci terlalu cepat disapih. Kelinci dewasa yang kurang serat kasar, atau anak kelinci yang terlalu banyak memeperoleh serat kasar juga mudah terserang enteritis kompleks.

5. Pasteurellosis

Penyakit ini sering menyerang kelinci dewasa, baik jantan maupun betina. Penyakit ini menyerang alat pencernaan. Penyebabnya kuman Pasteurella multocida. Serangan dimulai dari saluran pencernaan bagian atas. Infeksinya menjalar pada organ-organ lain, terutama uterus, testicles, dan kelenjar susu. Pencegahannya dapat dengan membuang kotoran yang lebih sering dengan dikombinasikan adanya ventilasi yang baik dapat mengurangi timbulnya penyakit karena pasteurellosis.

6. Young Doe Syndrome

Penyakit ini terjadi pada kelinci-kelinci betina pada kelompok kelahiran yang pertama dan kedua. Penyebabnya adalah septicemia akibat mastitis sehingga terjadi bengkak pada kelenjar susu. Kuman stapphylorus aureus memasuki kelenjar susu melaui luka pada kelenjar atau puting susu. Karena mastitis, suhu badan induk panas, nafsu makannya kurang. Puting susu bengkak dan keras, sehingga induk tak mau menyusui anaknya. Anaka-anak kelinci mati karena tak mendapatkan susu dari induknya. Induk sakit diisolasi. Penyakitnya dapat di sembuhkan kalau belum terlambat. Obatnya, suntikan dengan Penicilin, Dexatozoon, Sulmethonl, Sulfa Strong atau Oxylin. Selain itu, kandang dibersihkan, di semprot atau di cucui dengan Asepto. Anak-anak kelinci selama induknya sakit di pelihara di kandang lain, diberi Rabbit milk, atau lebih mudahnya bisa di berikan susu kambing etawa sebagai alternatif.

7. Kokkidiosis

Penyakit ini terutama menyerang kelinci yang di pelihara di atas lantai. Penyebabnya kuman parasit (protozoa) yang menyerang usut atau hati. Parasit yang menyerang hati banyak menimbulkan kematian pada anak kelinci. Hati yang terserang kokkidiosis terlihat bercak-bercak puktih kalau di bedah. Penularan penyakit lewat mulut. Bibit penyakit lewat mulut. Bibit penyakit tertelan lewat makanan, air minum, atau sesuatu yang mengandung penyakit yang dijilati kelinci.Pada musim hujan yang panjang dan kondisi peternakan kotor, serangan penyakit ini mudah sekali timbul. Gejala nya kokkidiosis antara lain nafsu makan turun, badan kurus, lesu, dan berat badan terus merosot. Gigi berkerot-kerot menahan sakit, beraknya mencret bercampur darah atau berlendir putih. Pengobatannya, kelinci sakit di obati dengan obat-obatan yang mengandung sulfa untuk menghambat diare. Misalnya, sulfa quinoxalin, Trisulfa, Sulfa Strong, dan Noxal. Dapat juga diobati dengan Stop Diare yang mengandung Tetracycline, atau Eludron yang berupa obat tetes. Sanitasi kandang dan lingkungan dilakukan ketat. Kandang harus bersih dan berventilasi baik. Udara dalam kandang pun segar karena sirkulasinya bagus. Membatasi kunjungan orang dipeternakan dan menjaga kualitas ransum agar bersih dan bermutu baik juga harus dilakukan.Sembelit penyakit ini menunjukkan gejala tak bisa berak. Kencing sedikit sekali. Kelakuan kelinci sangat gelisah. Penyebabnya, pemberian ransum kering kurang diimbangi dengan kebutuhan air minum yang cukup. Imbangan serat kasar dalam ransum kering dengan pakan hijauan kurang tepat. Kelinci kurang gerak karena kandang terlalu sempit. Pengobatannya dilakukan dengan memberi kelinci air minum sebanyak-banyaknya. Sediakan banyak hijauan, sayuran, atau buah-buahan. Selain itu, lepaskan kelinci di luar kandang agar mendapat udara segar dan bergerak sebanyak-banyaknya. Pakan yang seimbang antara ransum kering dan hijauan dapat mencegah terjadinya sembelit. Air minum dicukupi, tambahkan vitamin dan mineral untuk pelengkap gizinya. Kandang yang sudah sempit diganti dengan yang lebih lebar agar kelinci yang tinggal di dalamnya nyaman.

8. Pilek

Gejalanya mudah hidung kelinci mengeluarkan lendir berwarna jernih atau keruh, selain itu juga sering bersin-bersin. Kaki depan selalu berusaha menggaruk hidung. Kaki dan bulu badannya ikut basah. Mata sembap, basah, berair. Penyebab penyakit susah dipastikan, mungkin bakteri atau virus. SIfat penyakit sangat menular, menyerang selaput lendir pada saluran hidung. Infeksi dapat menyebar ke tenggorok dan paru sehingga menimbulkan sesak napas. Langkah penanganannya, penderita harus di rawat. Hidung yang penuh ingus disemprot larutan antiseptik, kerak yang mengeras dibersihkan dengan air hangat. Obati kelinci dengan antibiotik seperti Penicilin atau Anticold. Penyakit pilek mudah timbul kalau lingkungan kandang lengas dan basah. Sirkulasi udara yang jelek cepat membantu penyebarannya. Penularan pilek dapat dicegah kalau sanitasi kandang baik, populasi kandang tidak padat, volume pakan cukup dan tinggi nilai gizinya, ternak banyak bergerak, dan cukup mendapat sinar matahari pagi setiap hari.

9. Pneumonia alias radang paru menyerang alat pernapasan, yaitu paru-paru

Penyebabnya kuman Pasteurella Multocida. Gejalanya, kepala sering diangkat tinggi-tinggi karena susah bernapas. Mata dan telinga kebiru-biruan, kadang-kadang keluar cairan bernanah. Kotorannya encer. Penyakit ini biasanya menyerang kelinci yang kondisi badannya agak menurun, terutama induk menjelang melahirkan anak kedua atau ketiga kalinya. Penyebab awal,kelinci di kandang sering terkena aliran angin langsung., udara di dalam kandang lembap, dan pakan bergizi buruk.Penyakit radang paru sukar disembuhkan, kecuali kalau penderita memperoleh pengobatan ketika gejala sakit masih pada tahap permulaan. Obatnya Penicillin, Oxylin, atau Sulfa Strong yang diberikan lewat suntikan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 
Free Flame MySpace Cursors at www.totallyfreecursors.com